Saturday, December 11, 2010

Squeaky shoes-nya Renata




wkwkwk.. renata punya sepatu yg bunyinya ciit2 kalo jalan. Susah banget nyari sepatu cit2 untuk anak diatas batita, apalagi yg kualitasnya bagus baik kulit maupun solnya. Aku paling emoh beliin Renata sepatu pantofel/yg solnya plastik atau kaku, walau modelnya oke buat pesta. Alhasil selama ini boros banget belinya, dari oskosh (oshkosh ga terlalu kepake coz warnanya yg keds banget.. maunya yg tampilan bisa buat acara formal tp bawahnya keds/karet lentur), geox sampe dr Kong, sepatu ortopedik yg harganya 750rb itu . Smua demi kakinya, coz makhluk kecil satu ini seakan ngga pernah berhenti melompat, naik2, daaann.. lariiii. Sedikit meluap2 ngga terkontrol kalo ngeliat lapangan lebar ky outdoor n mall yg lapaaang..

Alhasil bener2 bikin ngga tenang kalo lg belanja atau mau liat barang, ato pas ke pesta.. seringnya pergi jalan sendiri tanpa babibu. eerrhh.. >.< Bikin spot jantung!! Tiba2 ilang..

Akhirnya pas Papanya Re ke lur negeri, oktober lalu.. bawa pulang oleh2 sepatu yang desain2nya aku sukaaaa banget buat hadiah ulang tahun Re. Solnya karet, desainnya bagus, bahannya bagus, jahitnya rapi. Emang beda kalo dibandingin sama dr. Kongnya Renata yg sekarang, secara dr. Kong kan emang buat org yg concern sama penapakan kaki, ergonomic n ortopedik.
Tapi yg bikin aku senaaaaaangg.. *juga Renata senang, maksudnya*, soalnya ada bunyi ciit2nyaaa kalo jalan. Jadi sekarang kalo menjauh dikit ketangkap deh.. wekekekkekk.. Kalo pas dipesta2 ketauan arahnya kemana, trutama pas lari2 sama temen2nya (temen sesaat) itu.
Yah.. yg jelas dia lebih nyaman dibanding barness yg aku beli d Mothercare *blom lagi dikomentarin temen2ku katanya kaya nuntun doogie :'(.. duh.. who cares deh..*.
Paling yg butuh diperhatikan kalo pas d gereja atau d tempat2 seminar gitu, tp untungnya bisa dilepas cit2nya.. bgitu kuar dari sana, pasang lagiii..

Abis ini mau cari lagi beberapa buat ganti2, pengen beliin Renata boot n yg warnanya cute.. hitam yg buat pesta udah ada. Kalo mau beli, nanti aku PO sekalian deh.. yg jelas pastinya akan lebih murah dari harga jual di eropa n singapore ^^

Saturday, October 30, 2010

My little Renata - 3y old now you, Girl.. ;)




Udah 3 tahun usia Renata kemaren.. Momnya hamil ngga sempet nyiapin banyak hal..
Ga terasa Renata udah jauh beda dibanding waktu bayi dulu..
Makin terasa sanguin koleriknya..

Kakinya udah panjang.. *walau badannya tetep imut2*
Di usia 3 tahun ini, yg bisa kujabarkan tentang Renata..

She's a very cheerful girl. She loved singing, as if she can not stop singing. She's very talkative. She loved to jump, run, and ... really like to see herself in the mirror .. (_ _")
Gayanya sangat banyak.. Senyumnya sangat lebar dan lepas.. dengan suara yg sangat lantang dan tegas..
Gadis kecil yg kadang terasa menjengkelkan karena tidak mau dibantu, tp marah jika tidak bisa melakukan sesuatu sendiri (sadar usia dunk, sayaangg.., pleasee..)

Sangat suka aktivitas outdoor, dan suka sekali memasak.. bermain game d iphone mommy, dan dibacakan cerita..

Bahagia.. dan sedih.. karena waktu begitu cepat berlalu.. masih ingin memeluk tubuh kecilnya.. *anak sekarang.. umur 10 tahun sudah seperti gadis ABG :'( *

Thx untuk semua mommy yg ngikutin perkembangan Renata n selalu mendoakan kesehatannya..

Happy Birthday my little best friend.. I love you so much :*

Wednesday, July 14, 2010

Roseola vs Campak vs Rubella


Apa sih bedanya??
Banyak bunda yg engga bisa bedakan.. karena emang bedanya tipis banget.
smoga bisa jadi patokan ya Bun..


ROSEOLA
Roseola sebetulnya termasuk penyakit yang umum diderita anak usia 6-36 bulan. Cuma karena panasnya yang langsung tinggi, yang ada mommies langsung panik. Apalagi pake ruam ya, nyaru sama campak atau rubella.
Penyebab roseola adalah virusherpes tipe 6 dan 7. Masa inkubasi (masa dari mulai terinfeksi sampai timbulnya gejala) adalah sekitar 5-15 hari. Biasanya penyakit ini berlangsung selama 3-7 hari.
Gejala-gejala roseola:
  • Panas tinggi mendadak dan langsung diatas 39C bahkan bisa 40.6C.
  • Panas berlangsung 3-5 hari.
  • Pada beberapa anak, demam bisa didahului (atau bersamaan dengan) sakit tenggorokan, hidung berair, ato batuk.
  • Pada saat suhu tubuh mulai tinggi, 5-10% penderita mengalami kejang demam (kejang akibat demam tinggi).
  • Bisa terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di belakang kepala, leher sebelah samping dan di belakang telinga.
  • Pada hari keempat, demam biasanya mulai turun.
  • Saat demam turun ruam akan muncul. Ruam bisa berbentuk timbul maupun rata. Munculnya terutama di dada dan perut dan kadang menyebar ke wajah, lengan dan tungkai. Ruam ini tidak menimbulkan rasa gatal dan berlangsung selama beberapa jam sampai 2 hari.
Penanganan:
  • Roseola merupakan infeksi virus, jadi tidak memerlukan obat, apalagi antibiotik. Antibiotik tidak mempan untuk virus.
  • Bila anak berbakat kejang demam, siapkan obat anti kejang.
  • Berikan parasetamol saat demam diatas 38,5C dan anak gelisah atau rewel.
  • Perbanyak minum dan pemberian cairan. Banyak asupan cairan selain menghindari dehidrasi, juga membantu menurunkan panas.
  • Bisa juga dilakukan kompres air hangat atau berendam air hangat untuk meredakan panas.

CAMPAK
Dari ketiga penyakit ini, yang paling berbahaya adalah campak. Campak disebabkan olehparamiksovirus. Sebenarnya bukan campaknya yang berbahaya, tapi komplikasinya seperti:
  • radang telinga yang disebabkan oleh bakteri.
  • bronkhitis, laryngitis, atau croup (batuk menggonggong).
  • pneumonia atau radang paru-paru.
  • radang otak (encephalitis).
  • kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga penderita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan.
  • masalah pada kehamilan, seperti keguguran, kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah.
Dari beberapa komplikasi ini, yang bisa berakibat fatal adalah radang paru-paru dan radang otak.
Penularan virus ini termasuk cepat dan dalam 10-12 hari setelah tertular, gejala mulai muncul.
Gejala-gejala campak:
  • Hidung berair dan sedikit batuk.
  • Mata berair dan radang mata (conjuctivitis), termasuk photo phobia (silau bila melihat cahaya).
  • Muncul bercak putih-abu di dalam mulut (pipi bagian dalam), yang dinamakan Koplik Spots atau bercak koplik.
  • Demam tinggi bertahap (38-40,5C).
  • Pada saat demam memuncak, ruam merah-merah mulai muncul. Mula-mula di daerah muka, disekitar garis rambut dan belakang telinga. Kemudian menyebar ke dada dan punggung. Lalu berlanjut ke paha dan kaki. Ruam ini mungkin agak-agak gatal pada beberapa anak.
  • Ruam bisa berbentuk timbul maupun datar.
  • Banyak atau sedikitnya ruam juga menandai berat ringannya campak. Makin banyak dan penuh ruamnya di sekujur tubuh, makin berat juga penyakitnya.
  • Ketika demam mulai menurun, bintik merah juga berangsur menghilang sesuai urutan timbulnya.
Pencegahan & Penanganan:
  • Berikan imunisasi campak pada usia 9 bulan, karena pada usia ini kekebalan tubuh atas campak yang dibawa dari lahir sudah menurun.
  • Bila tidak memberikan imunisasi campak pada usia 9 bulan, berikan MMR pada usia 12 bulan.
  • Karantina penderita supaya tidak menulari orang lain, selama selang waktu 4 hari sebelum dan sesudah ruam muncul.
  • Berikan parasetamol saat demam diatas 38,5C dan anak gelisah atau rewel.
  • Waspada kejang demam pada anak yang berbakat kejang.
  • Berikan banyak cairan. Bisa minuman, ato makanan berkuah banyak.
  • Uapi ruangan/kamar untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Bila sakit mata dan silau, redupkan lampu, kurangi menonton TV dan komputer.
  • Bila terjadi komplikasi bakteri, akan diresepkan antibiotik oleh dokter.

RUBELLA (Campak Jerman)
Berbeda dengan campak, rubella tidak terlalu menular. Pada anak-anak, rubella tidak memerlukan penanganan yang khusus. Demamnya cenderung ringan, ruamnya juga tidak separah campak. Namun akan memerlukan perhatian khusus dan pemantauan ketat apa bila penderita adalah ibu hamil. Pada wanita hamil terutama trimester 1, rubella dapat menyebabkan keguguran, kematian bayi dalam kandungan atau kelainan bawaan pada bayi.
Penyebab penyakit rubella adalah virus. Penularan virus ini termasuk cepat dan dalam 14-21 hari setelah tertular, gejala mulai muncul.
Gejala-gejala rubella:
  • Demam ringan maksimal 38.9C.
  • Sakit kepala.
  • Hidung tersumbat atau berair.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening di belakang leher dan dibalik telinga.
  • Ruam merah muda di seluruh tubuh.
  • Sakit persendian, terutama pada perempuan muda.
Pencegahan & Penanganan:
  • Berikan imunisasi MMR pada usia 12 bulan dan 4 tahun. Vaksin rubella merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak=-kanak. Vaksin MMR diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
  • Walau Rubella tidak seberapa menular, tetap karantina penderita supaya tidak menulari orang lain, selama selang waktu 7 hari sebelum dan sesudah ruam muncul.
  • Berikan parasetamol saat demam diatas 38,5C dan anak gelisah atau rewel.
  • Berikan banyak cairan. Bisa minuman, ato makanan berkuah banyak.
  • Uapi ruangan/kamar untuk meredakan hidung tersumbat.
Khusus penderita wanita usia subur/ibu hamil:
  • Wanita usia subur bisa menjalani pemeriksaan serologi untuk rubella. Jika tidak memiliki antibodi, diberikan imunisasi dan baru boleh hamil 3 bulan setelah penyuntikan.
  • Vaksinasi sebaiknya tidak diberikan ketika ibu sedang hamil atau kepada orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan akibat kanker, terapi kortikosteroid maupun terapi penyinaran.


http://abumuthmainnah.blogdetik.com/2009/04/12/jangan-anggap-remeh-campak/
http://mayoclinic.com/health/measles/DS00331
http://medicastore.com/penyakit/36/Campak.html
gambar:
http://www.medicastore.com/
http://mayoclinic.com/

Thursday, April 22, 2010

Gimana Mau Tega Berhentiin ASI

Hiks.. gimana aku bs tega berhentiin ASInya Renata. Klo selama 2.5thn ini ga pernah kenal dokter n obat turun panas. 
Tiap kali demam tinggi setelah aku neneni selameman besoknya langsung turun. Tiap meler dikit, tiap batuk sedikit, dineneni semaleman besoknya langsung mampet.


Thursday, April 15, 2010

Aku Tega


Lg 'jengkel' sm Re. 
Udah berkali2 kosmetik n skin careku jd korban. Lipstik2, toner2 baru dituang, moisturaizer tubean jg jd korban. Hari ini diulangi lagi.. 2 tube lancome hydra zenku dipencet ke pottynya dia smpe kosong. 

Jd aku hukum dia td sore,"gada nenen malem ni!!"  
Barusan mo bubu, jemput aku d kursi dpn PC, "nenen!!" katanya. 
Aku pindah ke ranjang trus inget, kan lg ngambek akunya. 
N malem ni gada nenen. Jd aku bilang, "enggak!! Gak ada nenen malem ni!" 
Sambil tiduran main iphone, "iyaaa.." kata Re. 
"iya.. Ga usah nenen!!" 
"nenen!!" kata Re 
"gak!! Bubuk sendiri!!" 
"Mom, maaaaaafff..." katanya 
"iya, tp tetep bubu sendiri!"  


Tiba2 sambil tetep main iphone n ngeliatin aku, terdengar suara Re nyanyi "kaaamuuu... Kamuu te'anyaa.." ala syahrini.    




*tepok jidaaatt* 
aku noleh.. sambil memandang nanar ke Re, mbatin dalam hati "ealaah naak, semoga kamu gak sekaco emakmu.." 

*sekarang lagi mikir keras.. siapa yg ngajarin renata lagu ini* 

Saturday, December 5, 2009

Sadness hiks.. hiks..

Akhir2 ini banyak sekali orang sakit disekelilingku. Yang paling membingungkan adalah sahabat yg juga adikku.. awal mula aku tau dia sering mengeluh sakit dikedua pipinya, juga kepalanya..penglihatan kabur. Ternyata ada tumor dipipi kanannya dengan cairan yg tidak penuh. Pergi ke singapore. Disana dokter hanya memberi obat untuk 6 bulan terapi, dan diberi tahu untuk check kembali 6 bulan kemudian. Ternyata yg terjadi, dalam 4 bulan (waktu check ke dokter indo karena kondisi makin engga nyaman), tumor udah memenuhi pipi kanan.. dan merambat ke pipi kiri, dan itu juga penuh.
Saat pemeriksaan ini itu untuk persiapan operasi pipinya, baru ditemukan kalau tumor yg ada di pipi kiri udah turun ke paru2 selisih engga sampai 0.5cm dari jantung. Oh, God.. moga2 pertumbuhannya bukan membesar ke arah jantung.

2 bulan lalu dia operasi untuk mengambil tumor dikedua pipinya. Bersyukur rencana awal untuk membedah pipinya dari sisi2 samping dan memotong tulang pipi untuk mengambil tumornya, berubah setelah bertemu dengan dokter ekstetika beberapa hari sebelumnya. Dan disepakati untuk membedah dari garis plg atas ujung dalam bibirnya, dan dibuka keatas. Jadi ga akan ada cacat yg terlihat dari luar.

Planning operasi selanjutnya untuk paru2 masih ditunda sambil akan dilihat lagi perkembangan selanjutnya dari tumor yg di pelipis. Entah karena apa, aku dan dia engga sreg, dan aku setuju dengan pendapatnya untuk memeriksakan lebih awal dari schedule dokter. Dan ternyata tumor yg diparu ada kecenderungan ganas. Sampai akhirnya biopsi, diagnosa dokter datang juga. Kanker ganas stadium 2B, kemo untuk bertahan hidup 3 tahun. Kanker yg dia derita jenis anaplastik. Penderita kanker pasti tau kanker jenis ini. Sel2 kanker yg ada dimana2 dan bisa sewaktu2 muncul seperti pencuri.
Saat ini sedang bingung, dari 1st opinion dan 2nd opinion dokter.. ada dua pendapat yg berbeda. Rumit sekali, karena jenis anaplastik ini tidak dapat diatasi dengan operasi.
ooh.. God.. apa yg bisa kulakukan untuknya.

ASISTEN RUMAH TANGGAku yg tercinta.

6 bulan ini juga, aku memaksanya untuk ke dokter. Dan aku baru mengetahui bahwa dia mengalami sakit di perut bagian bawah (kiri) selama 2-4 tahun lebih. Dan selama itu dia minum obat semacam ponstan tapi dengan kadar lebih keras. Aku takut dia kenapa2. Tapi dia engga mau ke dokter. aku bingung sekali. Bagaimana kalo tumor? bagaimana kalo ada apa2 dengan rahim dia? Bukannya ditangani lebih cepat lebih baik?
Terakhir dia pijat di kampung halamannya, dan katanya dukun pijat dia bilang rahim dia turun sampai kebawah dan terlambat. Aku bingung, dan kucari info di internet. ada pro kontra pendapat.
Aduh aku bingung sekali. pikirku, kalo dia ke dokter, kan aku bisa tau dengan tepat apa yg jadi masalah di perut dia. Jadi pengobatan yg dilakukan bisa tepat. Tapi dia bener2 engga mau, bener2 tipikal orang yg engga mau tau sakitnya apa. Terakhir ini, beberapa hari ini, ditelpon saudara2nya untuk berhenti kerja dari tempatku, dan harus berangkat ke malaysia untuk cari uang buat beli rumah bapak ibunya. Aku kembali bingung... selama ini aku bersyukur bgt kerjaanku untuk rumah tangga udah banyak dipegang oleh dia. Selain berpikir ttg Renata kalo aku semakin sibuk (kerja n bersih2 dll), aku juga bingung dengan sakit dia.
Jujur selama ini aku deg2an.. takut sewaktu2 dia pendarahan, yg tentu aja karena dia engga mau ke dokter untuk tau penyakitnya.. n hari itu datang tiba2. Tapi waktu denger dia akan kerja ke luar untuk jadi TKW, aku makin bingung aja. selama ini aku engga kasih dia kerjaan berat2, karena setahuku, jika dia kena tumor atau rahimnya turun, seharusnya dia engga angkat berat2 ataupun terlalu lelah. Aku juga saranin dia untuk engga sering2 gendong Re, n jika terpaksa dia harus menggendong Re, aku minta dia pake selendang. Sewaktu2 dia butuh obat, kita akan beli untuk dia. Aku udah hafal wajah dia kalo dia lagi kesakitan, juga kalo maagnya kambuh. Tapi kalo dia kerja di tempat yg dia engga tau jelas... duh.. 
n masih banyak hal yg aku khawatirkan baik dari sisiku maupun sisi dia.

Sampai sore kemaren, aku panggil dia n kulihat dia sedang duduk cuci baju2 di kamar mandi dia. aku duduk didekat dia n aku lihat dia sedang menangis hebat. Tentu saja aku kaget. Aku tanya "kenapa kamu nangis? jangan nangis..."
sambil berkata seperti itu, ga kerasa aku juga ikut nangis. Dia nangis makin keras "Lho.. nonik jangan ikut nangiisss.."
gimana aku ga ikut nangis. aku udah anggap dia kaya temanku. Umurnya engga jauh2 dari umurku, dia juga cukup terpelajar, karena sebelum bekerja di aku (sejak Renata usia sebulan), dia bekerja di keluarga teman dekat Papa selama 10 tahun.
Ah.. aku engga tau gimana jadinya nanti, hhh... banyak bgt yg harus diselesaikan n dijalani. Yg jelas hari ini dia akan pulang dulu untuk bicara dengan keluarganya. Karena Mama bersedia untuk bantu jika dia butuh sesuatu.

Sementara.. aku akan menculik adik angkatku untuk bantu2 aku jualan. Moga2 dia bisa bantu aku reply email atau balas sms yg overload sampe lemot engga karu2an itu karena sms yg belum dibuka aja mencapai 580an hari ini... :'(( huaaaaaaa.....